Foto Makro Kristal Salju Dengan Lensa Rakitan Sendiri

Orang barat percaya bahwa tidak ada dua kristal salju yang bentuknya sama persis, alias bahwa setiap keping kristal salju yang turun selalu berbeda bentuknya. Alexey Kljatov membuktikannya dalam koleksi foto makro kristal salju super indah berikut ini. Yang paling hebat, Alexey memotret kristal salju ini dengan lensa rakitan sendiri dan sebuah kamera pocket biasa.

Alexey memotret butiran kristal salju dari balkon rumahnya, diterangi dengan lampu senter LED dan bahkan hanya mengandalkan cahaya alami. Alexey hanya menggunakan kamera pocket Canon Powershot A650 dalam mode makro untuk proyeknya ini.

Namun karena tidak puas dengan hasilnya, Alexey lantas merakit lensa makro sendiri sebagai modifikasi tambahan. Dalam artikel blognya, Alexey menjelaskan caranya merakit lensa makro tersebut. Lensa rakitan ini dibuat dari bekas lensa kamera tua miliknya yang kemudian dipasang terbalik, ujung depan lensa-lah yang justru menghadap ke kamera (baca trik memperoleh lensa makro murah meriah dengan memasang lensa kit/50mm secara terbalik plus reverse ring). Didepan lensa, Alexey menambahkan reverse ring.

11044822583 cf9b4bd45c o

Untuk memperkuat sambungan lensa ini, Alexey menggunakan sepotong kayu sebagai penopang konstruksi, kain sebagai tali dan plastik hitam sebagai pelindung agar cahaya tidak bocor dan hanya masuk lewat bagian depan rakitan. Kamera kompak dengan tambahan lensa ini siap dipakai memotret:

11044731296 3b7d6589b4 o

Agar cahaya senter yang dihasilkan lebih rata, Alexey membuat difuser akal-akalan dengan melewatkan sinar lampu senter tersebut melewati dua lembar plastik putih susu. Sumber cahaya ini posisinya ada dibawah kristal salju, sementara kamera memotret dari atas. Berikut ini beberapa contoh foto karya Alexey:

Selengkapnya >Foto Makro Kristal Salju Dengan Lensa Rakitan Sendiri

Apa Itu Rasio Perbesaran 1:1 (atau 1:2) Pada Lensa Makro?

Reproduction ratio atau juga dikenal sebagai magnification ratio (rasio perbesaran) adalah salah satu fitur paling penting dari sebuah lensa makro.

Sebelum melangkah lebih jauh, ada satu pertanyaan mendasar yang sebaiknya kita jawab. Apa yang membedakan lensa reguler dengan lensa khusus makro? Lensa makro bisa dipakai memotret dari jarak super dekat. Lensa makro dirancang khusus agar ujung depan lensa seolah-olah menempel mendekati subyek foto. Dengan begitu, minimum focusing distance (apa itu minimum focusing distance?) lensa makro bisa menjadi sangat minimal dan pada akhirnya, foto tampak menjadi sangat besar (magnification) dengan memanfaatkan sifat perbesaran optik.

Rasio Perbesaran 1:1

Mayoritas lensa makro dirancang untuk memberi kita rasio perbesaran 1:1. Biasanya rasio 1:1 ini juga disebut sebagai life size. Sementara lensa dengan rasio 1:2 disebut sebagai half-life size. Rasio yang 1:1 diacapai saat ujung depan lensa berjarak minimum dengan subyek foto sesuai spesifikasi minimum focusing distance. Rasio perbesaran dan minimum focusing distance bisa anda ketahui dari spesifikasi lensa, jadi pastikan anda melihat spesifikasi sebelum membeli sebuah lensa makro (dan barang apapun).

Rasio perbesaran1 1 lensa makro

Apa artinya rasio perbesaran 1:1?

Selengkapnya >Apa Itu Rasio Perbesaran 1:1 (atau 1:2) Pada Lensa Makro?