Melihat Bagaimana Lensa Sigma Dibuat

Sebuah lensa kamera dituntut memiliki kualitas tinggi. Kualitas tinggi bagi sebuah lensa berarti mampu mereproduksi foto dengan akurat dan tajam, memiliki kualitas mekanis dan optik yang handal serta tahan dipakai dalam jangka waktu lama tanpa mengalami kerusakan. Sigma sebagai produsen lensa pihak ketiga tak jarang mendapat penilaian negatif karena dianggap tidak mampu menghasilkan lensa yang …

Selengkapnya >Melihat Bagaimana Lensa Sigma Dibuat

Tamron Luncurkan Lensa Superzoom 16-300mm F3.5-6.3 Untuk Kamera APSC

Tamron 16 300Bagi anda penggemar lensa superzoom dan pemilik kamera crop Canon, Nikon dan Sony, Tamron baru saja mengumumkan sebuah lensa sapujaga superzoom untuk kamera APSC anda. Namanya adalah Tamron 16-300mm f3.5-6.3 DI II VC PZD Macro (panjangin lagi dong namanya hehe). Dengan rasio zoom yang sampai 18,8 kali dan panjang focal ekuivalen 24-465mm, lensa ini adalah lensa multiguna yang bisa meringankan beban kita saat traveling dan hanya ingin membawa satu lensa.

Kelebihan lain lensa ini adalah jarak minimum fokus yang hanya 39mm membuat Tamron 16-300mm bisa dipakai sebagai lensa semi makro, sehingga kita bisa memotret close up saat menginginkannya meskipun perbesaran yang diberikan hanya sampai 1:3,4.

Meskipun memiliki rasio zoom tinggi dan rentang focal yang luas, lensa ini cukup mungil karena memiliki aperture variabel yang juga tidak terlalu besar. Dengan panjang fisik hanya 10cm dan bobot hanya 540gram, saat disandingkan dengan Canon 70-200 F2.8L MKII, lensa Tamron 16-300mm ini bobotnya hanya sepertiganya serta separuh lebih pendek. Diameter filternya juga hanya 67mm, jadi memang pendek, mungil dan enteng.

Selengkapnya >Tamron Luncurkan Lensa Superzoom 16-300mm F3.5-6.3 Untuk Kamera APSC

Mengenal Kode Produksi Lensa Canon

Kode produksi lensa canon

Kalau anda memiliki lensa Canon, cobalah copot lensa tersebut dari kamera dan lihatlah bagian mount besi yang menempel ke kamera. Disitu anda akan menemukan beberapa kode angka dan huruf yang cukup berguna untuk konsumen. Kode tersebut terdiri dari dua huruf dibagian awal disambung dengan lima digit angka.

Sejak tahun 1960, Canon telah membubuhkan kode tersebut dalam setiap lensa yang diproduksinya. Kode ini menandakan lokasi dan tahun pembuatan lensa. Berikut ini cara mengartikan kode produksi lensa Canon:

  • Huruf pertama menandakan lokasi produksi lensa, hanya ada tiga kode: U, F dan O. Huruf U adalah lokasi produksi Utsonomiya, F adalah Fukushima dan O adalah Oita.

Selengkapnya >Mengenal Kode Produksi Lensa Canon

Fujifilm Umumkan Lensa Zoom Fujinon XF 10-24mm f/4 OIS

Fujifilm baru saja mengumumkan peluncuran lensa zoom sudut lebar untuk seri kamera mirrorless sistem X mereka, yakni Fujinon XF 10-24mm f/4 R OIS. Lensa ini memiliki ekuivalen 15-36mm pada sensor full frame serta dibekali peredam guncangan OIS, Optical Image Stablisation, untuk mengurangi gambar blur akibat gerakan. Fujinon terbaru ini juga dilengkapi dengan ring perture di barel lensa. Menurut keterangan resmi dari Fuji, lensa ini mulai ada dipasar Amerika dan Eropa pada bulan Maret 2014 (menurut pengalaman belfot, paling cepat 3 bulan setelah pasar lain diluncurkan baru masuk ke Indonesia). Harga resmi ada di kisaran USD 1000. Bagi anda pemilik Fuji X Pro1, X-E1, X-E2 dan lainnya, lensa ini merupakan tambahan dalam sistem kamera yang anda pakai.

Fujinon 10 24mm zoom

Selengkapnya >Fujifilm Umumkan Lensa Zoom Fujinon XF 10-24mm f/4 OIS

Lensa Tercepat Untuk Sistem Kamera Mirrorless: Kipon Ibelux 40mm f/0.85

Ibelux 40mm f085

Bagi anda pemakai sistem kamera mirrorless yang mendambakan lensa super cepat dengan kualitas jempolan, lensa baru bernama Ibelux 40mm f/0.85 ini bisa jadi pilihan anda. Dengan bukaan super lebar f/0.85, lensa ini juga menawarkan bokeh yang super creamy dan kemampuan “melihat dalam kegelapan” dengan mudah.

Lensa Ibelux 40mm ini adalah buah dari kerjasama dua perusahaan, Shanghai Transvision (China) dan IB/E Optics (Jerman). Mereka mengklaim lensa ini sebagai perpaduan kemajuan teknologi jerman dan efisiensi produksi china.

Selengkapnya >Lensa Tercepat Untuk Sistem Kamera Mirrorless: Kipon Ibelux 40mm f/0.85

Foto Makro Kristal Salju Dengan Lensa Rakitan Sendiri

Orang barat percaya bahwa tidak ada dua kristal salju yang bentuknya sama persis, alias bahwa setiap keping kristal salju yang turun selalu berbeda bentuknya. Alexey Kljatov membuktikannya dalam koleksi foto makro kristal salju super indah berikut ini. Yang paling hebat, Alexey memotret kristal salju ini dengan lensa rakitan sendiri dan sebuah kamera pocket biasa.

Alexey memotret butiran kristal salju dari balkon rumahnya, diterangi dengan lampu senter LED dan bahkan hanya mengandalkan cahaya alami. Alexey hanya menggunakan kamera pocket Canon Powershot A650 dalam mode makro untuk proyeknya ini.

Namun karena tidak puas dengan hasilnya, Alexey lantas merakit lensa makro sendiri sebagai modifikasi tambahan. Dalam artikel blognya, Alexey menjelaskan caranya merakit lensa makro tersebut. Lensa rakitan ini dibuat dari bekas lensa kamera tua miliknya yang kemudian dipasang terbalik, ujung depan lensa-lah yang justru menghadap ke kamera (baca trik memperoleh lensa makro murah meriah dengan memasang lensa kit/50mm secara terbalik plus reverse ring). Didepan lensa, Alexey menambahkan reverse ring.

11044822583 cf9b4bd45c o

Untuk memperkuat sambungan lensa ini, Alexey menggunakan sepotong kayu sebagai penopang konstruksi, kain sebagai tali dan plastik hitam sebagai pelindung agar cahaya tidak bocor dan hanya masuk lewat bagian depan rakitan. Kamera kompak dengan tambahan lensa ini siap dipakai memotret:

11044731296 3b7d6589b4 o

Agar cahaya senter yang dihasilkan lebih rata, Alexey membuat difuser akal-akalan dengan melewatkan sinar lampu senter tersebut melewati dua lembar plastik putih susu. Sumber cahaya ini posisinya ada dibawah kristal salju, sementara kamera memotret dari atas. Berikut ini beberapa contoh foto karya Alexey:

Selengkapnya >Foto Makro Kristal Salju Dengan Lensa Rakitan Sendiri