Foto Makro: Maksimalkan Ruang Tajam Dengan Focal Plane Sejajar Subyek

Salah satu tantangan terbesar dalam foto makro adalah cara memaksimalkan depth of field atau ruang tajam. Dengan jarak antara ujung depan lensa dan subyek yang sangat dekat, memaksimalkan depth of field adalah tantangan tersendiri. Kenapa harus memaksimalkan ruang tajam? Karena kita tidak ingin foto makro kita tampak blur dan tidak tajam ditempat yang tidak semestinya. …

Selengkapnya >Foto Makro: Maksimalkan Ruang Tajam Dengan Focal Plane Sejajar Subyek

Hubungan Antara Aperture dan Depth Of Field (Ilustrasi)

Banyak sekali pertanyaan dari pembaca mengenai konsep aperture, terutama sekali mengenai hubungan antara aperture, bukaan lensa dan ruang tajam (depth of field – DOF). Seperti sudah kita jelaskan di artikel mengenai aperture ini, setting aperture di kamera anda akan mempengaruhi sebesar apa lensa terbuka. Dan seberapa besar lensa terbuka mempengaruhi bidang tajam alias depth of field obyek yang tertangkap di kamera. Nah untuk membantu anda memahaminya dengan jelas, kita buatkan ilustrasi dibawah ini:

Selengkapnya >Hubungan Antara Aperture dan Depth Of Field (Ilustrasi)

Menggunakan Tombol Depth Of Field Preview Kamera DSLR

Saat kita memotret dengan menggunakan kamera DSLR dan memiliki lensa dengan bukaan maksimum yang besar, tentu kita ingin menggunakannya di settingan maksimum tersebut. Sayangnya, saat menggunakan bukaan maksimal misalnya f/2.8 atau f/1.8 sehingga kita memiliki depth of field yang sempit, viewfinder tidak bisa memberi kita gambaran bagaimana background yang menjadi blur (bokeh) akan tampak di hasil akhir foto.

dof preview

Selengkapnya >Menggunakan Tombol Depth Of Field Preview Kamera DSLR