Memahami Angka Aperture Dalam Lensa

Dalam artikel ini kita akan berusaha memahami makna angka aperture dalam lensa, dan kenapa makin besar aperture lensa (angka f makin kecil) makin mahal harga sebuah lensa?

Pernahkah anda bertanya-tanya, dari mana satuan aperture yang biasanya dinyatakan dalam angka seperti ini f/4, f/5.6 atau f/22 (atau juga f4, f5.6 atau f22) berasal? dan kenapa makin besar diameter lensa dan ukuran fisik lensa makin kecil angkanya?

Angka Aperture Lensa

Gambar diatas memperlihatkan perbandingan ukuran fisik antara lensa Canon 50mm f/1.2L dan 60mm f/1.4. Angka yang menyatakan besaran aperture diatas berasal dari perbandingan antara panjang focal lensa dan ukuran diameter lensa:

Selengkapnya >Memahami Angka Aperture Dalam Lensa

Hubungan Antara Aperture dan Depth Of Field (Ilustrasi)

Banyak sekali pertanyaan dari pembaca mengenai konsep aperture, terutama sekali mengenai hubungan antara aperture, bukaan lensa dan ruang tajam (depth of field – DOF). Seperti sudah kita jelaskan di artikel mengenai aperture ini, setting aperture di kamera anda akan mempengaruhi sebesar apa lensa terbuka. Dan seberapa besar lensa terbuka mempengaruhi bidang tajam alias depth of field obyek yang tertangkap di kamera. Nah untuk membantu anda memahaminya dengan jelas, kita buatkan ilustrasi dibawah ini:

Selengkapnya >Hubungan Antara Aperture dan Depth Of Field (Ilustrasi)

Aperture Maksimum Lensa Zoom: Variabel dan Fixed

Semua lensa memiliki aperture atau bukaan lensa maksimum, kondisi dimana lensa terbuka paling lebar sehingga membiarkan cahaya masuk sebanyak-banyaknya sesuai diameter lensa itu sendiri. Dikebanyakan lensa zoom, aperture maksimal akan berubah seiring anda melakukan zooming (mengubah focal length lensa. Lensa zoom yang demikian disebut lensa zoom yang memiliki aperture maksimal “variabel”.

fixed dan variabel maksimum aperture

Selengkapnya >Aperture Maksimum Lensa Zoom: Variabel dan Fixed

Memahami Stop Dan Segitiga Exposure Dalam Fotografi

Dalam fotografi, kata “stop” sering sekali kita dengar dan baca. Bukan, bukan stop yang itu, bukan stop yang artinya berhenti. Stop disini adalah istilah dalam fotografi. Contoh penggunaanya mungkin seperti ini: “Karena fotonya terlihat over, saya turunkan satu stop”, nah seperti itu.

Kalau sampai detik ini, kata stop dalam fotografi masih membuat anda bingung, silahkan simak penjelasan singkat ini.

Stop

Definisi Stop

Selengkapnya >Memahami Stop Dan Segitiga Exposure Dalam Fotografi