Pentingnya Pembanding Untuk Menunjukkan Ukuran Dalam Foto

Coba perhatikan foto dibawah ini:

Perspektif ukuran

Dari foto diatas, tahukan seberapa besar susunan struktur batu-batu ini? Anda mungkin bisa tahu, besar dong, kata anda. Tapi seberapa besar? Sebesar orang? sebesar mobil? atau sebesar rumah? Sekarang perhatikan foto berikutnya:

Perspektif ukuran 2Dari ukuran orang disebelah kiri serta mobil disebelah kanan, sekarang baru sadar bahwa susunan batu-batuan tersebut memiliki ukuran yang masif, luar biasa besar. Kedua foto tersebt diambil dengan lensa yang sama dan angle yang sama persis, hanya foto pertama tanpa ukuran dan di-crop dibagian kanan. Tanpa orang dan mobil, hasil foto pertama tampak biasa, namu saat orang dan mobil diikutkan dalam frame foto, orang lalu terperanjat dan sadar dengan ukuran batu-batu ini.

Saat ingin menunjukkan betapa besar atau betapa mungilnya ukuran sebuah benda dalam foto, memberikan obyek lain sebagai pembanding bisa memberi perspektif bagi yang melihat foto. Obyek yang menjadi pembanding biasanya adalah obyek yang cukup familiar: orang , mobil, rumah, hewan dan lain-lain.

Untuk sekedar penekanan, silahkan lihat foto dibawah ini. Tanpa pembanding, struktur dibawah ini tampak sangat besar:

Perspektif skala ukuran 1

Sekarang sang fotografer masuk ke frame sebagai pembanding betapa yang tampak besar dalam foto diatas adalah tipuan perspektif karena diambil dengan sudut dan lensa tertentu, sementara subyek aslinya hanyalah sebuah benda yang tidak terlalu besar (Lihat betapa teknik ini dimanfaatkan dengan brilian disini):

Perspektif skala ukuran 2

Kesimpulannya, anda bisa menggunakan teknik seperti contoh pertama untuk menunjukkan betapa besar foto yang anda ambil dengan menghadirkan benda lain sebagai pembanding. Namun anda juga bisa menyembunyikan pembanding dan memberi kesan seolah-seolah subyek dalam foto anda sangat besar (atau kecil) dengan perspektif tertentu. Selamat mencoba.