Jimmy Nelson Memotret Suku-Suku Terasing Selama 3,5 Tahun

Jimmy nelson 01

Fotografer Jimmy Nelson menghabiskan 3,5 tahun membuat sebuah buku foto epik berjudul Before They Pass Away. Diberi judul seperti itu karena Jimmy Nelson memotret 35 populasi dan suku purba yang tidak pernah mengadopsi kehidupan modern (dan tidak ingin) sehingga bisa dibilang sebagai kebudayaan yang hampir musnah.

Jimmy nelson 02

Jimmy tinggal dengan 35 suku tersebut masing-masing selama dua minggu. Dimulai dari mencari suku-suku terpencil tersebut, Jimmy kemudian memperkenalkan diri, berusaha berbaur dan akhirnya bisa memotret mereka. Jimmy Nelson menggunakan sebuah kamera format besar 4×5 untuk bekerja di proyek ini.

Jimmy nelson 03

Beberapa suku yang dipotret oleh Jimmy antara lain suku Banna (Ethiopia), Samburu (Kenya), Maasai (Tanzania), Gauchos (Argentina), Nenets (Rusia) dan Tsaatan (Mongolia) dll.

Dengan menggunakan kamera 4×5, secara teknis memotret, tantangan terbesarnya adalah membuat suku yang dipotret bisa tetap tenang selama paling tidak 4 detik waktu shutter kamera ini. Tantangan non teknis adalah bagaimana bisa berbaur dengan suku-suku tersebut dan diterima hidup bersama mereka sampai dua minggu sampai mau dipotret (susahnya…).

Jimmy nelson 07

Ide buku tersebut bukanlah sekedar karya fotografi semata, Nelson ingin agar mereka yang melihat karyanya bisa menyadari adanya ketidakseimbangan didunia ini. Bukan berarti kita harus kembali ke adat budaya suku purba, namun kita bisa belajar dan mengambil hal-hal baik dari mereka tanpa harus merusak.

Anda bisa membeli buku Jimmy Nelson di Amazon.

Jimmy nelson 09

Jimmy nelson 17

Jimmy nelson 08

Jimmy nelson 12

Jimmy nelson 10

Jimmy nelson 11

jimmy-nelson-13

foto-foto karya Jimmy Nelson, courtesy Te Neus.