Tips dan Trik Fotografi

Garis Penuntun Membuat Foto Lebih Menarik

Dalam sebuah foto, garis penuntun alias leading line berfungsi untuk mengarahkan mata pemirsa foto agar bergerak sepanjang jalur tertentu mengikuti arahan foto. Garis penuntun memberi struktur dan tatanan yang manis agar foto enak dimata. Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat dua foto dibawah ini:

Bunga tanpa penuntun

Secara gambar, tidak ada yang salah dengan foto ini. Namun secara visual, foto diatas tidak terlalu menarik saat dilihat. Sekarang bandingkan dengan foto dibawah ini:

Mahkota bunga

Dalam foto kedua, garis-garis yang kuat menuntun mata bergerak dari pinggir ke arah mahkota bunga sehingga mata kita lebih nyaman dan “tidak kebingungan” saat melihat dan pada akhirnya foto kedua terlihat lebih menarik secara visual.

Namun tidak semua foto dengan garis secara otomatis menjadi lebih menarik. Perhatikan foto jembatan dibawah ini:

Jembatan garis

Foto diatas juga menggunakan garis, namun sudut pengambilan foto yang kurang pas membuat garis-garis yang ada tampak bertabrakan dan membuat foto tampak sibuk. Bandingkan jembatan yang sama saat diambil dengan sudut pemotretan yang lebih teliti:

Jembatan perspektif

Dalam foto diatas, mata kita dituntun mengikuti garis jembatan dari pojok kanan secara diagonal bergerak ke kiri. Itu masih ditambah garis dari bayangan jembatan yang juga menuju titik yang sama sehingga secara visual jauh lebih bagus dibanding foto sebelumnya.

Garis penuntun (leading line) bisa disusun dengan lebih manis asalkan kita mengikuti aturan perspektif dan titik hilang, silahkan baca lebih jauh artikel tentang perspektif titik hilang dan 20 foto contohnya.