Lensa Tips dan Trik Fotografi

Bagaimana Perubahan Panjang Focal Lensa Mempengaruhi Bentuk Muka

Dalam fotografi, lensa 85mm dikenal sebagai lensa spesialis untuk foto portrait wajah. Kenapa 85mm? kenapa tidak 24mm atau tidak 200mm? karena menurut banyak fotografer portrait yang sudah kenyang memotret ratusan, ribuan wajah orang, saat menggunakan lensa 85mm inilah wajah model akan terlihat paling menarik dan proporsional.

Lensa yang terlalu lebar bisa membuat wajah terlihat lebih cembung, hidung ter-distorsi dan tulang pipi tampak lebih gemuk. Lensa yang terlalu tele cenderung membuat wajah terlalu datar, lebih kurus dari yang seharusnya.

Untuk memberi gambaran paling mudah, silakan lihat ilustrasi perubahan bentuk muka dari dari seorang model yang sama dengan menggunakan masing-masing lensa 20mm, 24mm, 28mm, 35mm, 50mm, 85mm dan seterusnya sampai 200mm.

Animasi singkat yang memperlihatkan perubahan bentuk muka seiring dengan perubahan lensa yang dipakai.

Sebagai catatan tambahan, lensa 50mm sebenarnya sudah sangat baik jika dipakai sebagai lensa portrait. Namun 85mm memberi keuntungan isolasi latar belakang yang lebih baik karena lensa 85mm memiliki ruang tajam yang lebih tipis dibandingkan lensa 50mm, sehingga bokeh yang dihasilkan lensa lebih bagus. Lensa lebar, 35mm atau lebih lebar juga sering dipakai untuk foto portrait yang memperlihatkan lingkungan, bukan jenis foto portrait ketat di wajah, misalnya dalam foto yang diambil dengan lensa 24mm ini:

Fashion woman at the beach posing against blue deck wall by Cosmin Coita on 500px.com

 

Tentu semua panjang focal yang kita bicarakan ini dalam acuan sensor full frame. Saat anda memakai kamera APSC atau bahkan micro four-third, panjang focal akan mengikuti hukum crop factor yang lebih lengkap di bahas di artikel ini.